Satu saja Mesin Bermasalah TIA Portal V15 akan Mengingatkan

Satu saja Mesin Bermasalah TIA Portal V15 akan Mengingatkan

SIEMENS Catalog
Will 3D Printers Make Drugs On-Demand?
SINAMICS G120, commissioning of safety functions
DP link between CPU SIEMENS

Satu saja mesin bermasalah aplikasi TIA portal V15 akan mengingatkan.Inilah aplikasi terbaru  buatan Siemens untuk melancarkan sektor manufaktur di Indonesia yang sedang menghadapi transformasi Industri 4.0 dengan tajuk Making Indonesia 4.0

Jangan abai terhadap implemetasi dan cara menggunakan aplikasi Industry 4.0 yang di Indonesia disosialisakikan oleh pemerintah dengan platform Making Indonesia 4.0.

Seluruh sektor industri seperti manufaktur dirgantara, otomotif, kimia, elektrikal dan elektronik, makanan dan minuman, gas dan minyak, mesin untuk bangunan—segeralah bertranformasi ke Industri 4.0.

Demikian
juga bidang produksi logam, tambang, maritim, farmasi, pengolahan dan
distribusi air, manufaktur, logistik dan pergudangan, industri
pengolahan bubur kertas, industri semen, rumah sakit, jasa transportasi
(darat, laut dan udara)—sedang memasuki sistem Industri 4.0.

Jaringan komputer yang tersambung dengan teknologi informasi berbasis digital atau disibut Internet of Things (IoT) menjadikan mesin-mesin yang digunakan sebagai alat produksi—semakin cerdas yang “berpikir” seperti manusia.

Artinya,
mesin-mesin yang diioperasikan di pelbagai industri—termasuk sektor
manufaktur—beroperasi dengan minimalisasi peran manusia.   Untuk itu,
Siemens menyediakan aplikasi Totally Integrated Automation (TIA) Portal.

Penerapan
TIA meliputi berbagai fungsi digitalisasi yang terbaru untuk mengurangi
waktu proses rekayasa teknik secara signifikan. Dengan TIA maka akses
penuh ke seluruh komponen otomasi terdigitalisasi.

Contohnya manufaktur mulai dari perencanaan dengan digital, rekayasa
teknik yang terintegrasi, dan operasional yang transparan maka hal itu
dapat mencapai keunggulan dalam produksivitas sekaligus
efisiensi—berdampak terhadap daya saing yang mutlak dibutuhkan pada
persaingan global.

Kini dan seterusnya sektor manufaktur dikelola dengan sistem Industri 4.0 yang berbasis teknologi digital. Manajemen Industri 4.0 didukung  oleh teknologi digital dengan big data dan analitik, Industrial Internet of Things (IIoT), penggunaan robot, dan additive manufacturing.

Pengelolaan
manufaktur di berbagai negeri mengalami perubahan yang signifikan
termasuk di Indonesia. Untuk menghadapi persaingan yang demikian ketat,
para pelaku industri harus menyelaraskan strategi bisnis sesuai dengan
perubahan berbasis digital disruption.

Salah satu pembuat aplikasi adalah grup Siemens yang menyediakan TIA portal V15 yang berguna untuk menyingkat waktu sejak  perancangan hingga pemasaran produk.

Termasuk
untuk meningkatkan produktivitas pabrik dan menyediakan fleksibilitas
yang lebih luas bagi sistem integrator, pembuat mesin, dan juga untuk
operator mesin itu sendiri.

Aplikasi TIA portal V15 berguna sejak
integrasi digital hingga dengan operasional pabrik dengan transparan.
Aplikasi ini lebih dari sekadar kerangka kerja teknik perencanaan.

Software ini juga menyediakan akses tanpa batas untuk
layanan otomasi. Oleh karena itu, perangkat ini  membantu pelanggan
untuk mengintegrasikan semua sistem yang dibutuhkan dalam industri
manufaktur.

“Sebagai pemimpin global dalam sistem
otomasi manufaktur, Siemens memperkenalkan teknologi manufaktur
termutakhir untuk membantu produsen untuk mencapai keunggulan
operasional. TIA Portal V15 menyediakan beragam pilihan teknik baru,”
tutur Pascal Dricot Acting Country Division Lead of Digital Factory
Division and Process Industries and Drives Division PT Siemens
Indonesia.

Ia menambahkan, penggunaan TIA Portal V15
akan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk proses rekayasa teknik
secara drastis, memungkinkan dilakukannya proses diagnosa awal dan
terhubung dengan perangkat lunak yang merupakan bagian dari solusi digital enterprise.

“Opsi-opsi terbaru ini akan menguntungkan para pelaku manufaktur berbasis mesin serta meningkatkan produktivitas.”

Menurut Efraim Mayer Sales Specialist PT Siemens Indonesia, arsitektur perangkat lunak solusi TIA Portal V15 dirancang dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan kemudahan dalam penggunaan, sehingga sangat cocok untuk digunakan bagi pengguna baru atau pun yang sudah berpengalaman.

Siemens mengombinasikan aplikasi itu dengan
beberapa fungsi baru agar pengguna dapat mendeteksi kesalahan rekayasa
teknik sejak dari awal hingga dapat melakukan pembetulan atau bahkan
menghindarinya sebelum uji coba sistem paska instalasi (commisioning).

Efraim memberi contoh, jika salah satu mesin dari belasan mesin yang
bekerja di satu kompleks manufaktur, bermasalah maka mesin tersebut akan
memberikan tanda bahwa dia (mesin) itu “sakit”. Bahkan mesin-mesin lain
pun dapat memberikan sinyal.

Sinyal atau tanda itu tentu berupa
informasi yang diteruskan ke pusat data (kontrol), dan uniknya perbaikan
dapat segera dilakukan. Jika perbaikan tidak dapat dilakukan oleh
rekan-rekan  mesin lainnya maka operator yakni manusia segera
mengeksekusi tindakan perbaikan yang harus dibuat.

Proses
perbaikan itu tentu memperpendek waktu perancangan sampai dengan
pemasaran produk, meningkatkan produktivitas, kualitas, efisiensi dan
keamanan—dalam hal ini perbaikan mesin sebagai contoh.

Bagaimana aplikasi TIA Portal V15 yang merupakan gateway dan cocok untuk otomasi proses digital enterprise beroperasi? Simak peran MindSphere merupakan sistem operasi IoT yang terbuka berbasis cloud versi Siemens.

Jika satu saja mesin bermasalah  TIA portal V15 akan mengingatkan—sangat membantu para pelaku industri.

Source : mmindustri.co.id