Kecanggihan Kereta Cepat Baru Siemens “Velaro Novo”

Kecanggihan Kereta Cepat Baru Siemens “Velaro Novo”

SIEMENS Catalog
Embedded Automation Program for IIoT Expands
Configuration Management and Version Control
A Blueprint for Applying Analytics to IIoT

Perusahaan Siemens yang bermarkas di Jerman, kembali menghadirkan karyanya yakni sebuah konsep kereta cepat terbaru yang dipamerkan pada InnoTrans 2018, yang berlangsung di Berlin, Jerman belum lama ini.

Menurut siaran pers grup Siemens, konsep Velaro Novo telah diperbarui agar standar efisiensi yang keberlanjutan, dan kenyamanan dan kemudahan (bagi penumpang) yang terbaik dapat dicapai.

Siemens menggunakan teknologi berkecepatan tinggi—buatannya sendiri dan telah digunakan di beberapa negara.

Siemens sukses mengembangkan empat generasi Velaro dan telah digunakan di Jerman, Belanda, Belgia, Swiss, Spanyol, Perancis, Cina, Rusia, Britania Raya, dan Turki sejak tahun 2000.

Armada Velaro telah menempuh jarak satu juta kilometer per hari. Di Jerman, Velaro dikenal sebagai ICE 3 (seri 407) yang dioperasikan oleh Deutsche Bahn AG.

Siemens tidak menjelaskan, apakah pihaknya telah menawarkan konsep Velaro Novo ini ke PT Kereta Api Indonesia.

Sekadar catatan, Indonesia sedang membangun beragam infrastrutkur seperti transportasi kereta api di Nusantara—termasuk rencana pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan Medan dengan Danau Toba.

“(Pengadaan) Velaro Novo merupakan pemenuhan kami terhadap permintaan global atas transportasi berkecepatan tinggi. Kereta dengan teknologi terbaru ini membuka lembaran baru bagi kesuksesan Velaro dengan menawarkan kenyamanan yang lebih baik bagi penumpang dan efisiensi biaya terhadap keseluruhan daur hidup kereta, “ tutur Sabrina Soussan, CEO dari Divisi Mobilitas Siemens.

Velaro Novo, tambah Sabrina, yang dipersembahkan oleh Siemens merupakan hasil dari pengembangan selama lima tahun: sebuah produk yang menawarkan konsumsi energi dan biaya perawatan yang optimal, serta fleksibilitas dan keandalan yang maksimum.

Sabrina belum menjelaskan secara detail teknologi terbaru yang diimplementasikan pada Velaro. Namun, dengan kecepatan 300 km/jam, kereta cepat ini mampu mengurangi penggunaan energi sebanyak 30 persen dibanding model Velaro sebelumnya. Artinya, penghematan rata-rata mencapai 1,375 ton CO2 per tahun.

Dengan konstruksi terbaru, berat kereta berkurang sebesar 15 persen yang berpengaruh terhadap perluasan ruang penumpang sebesar 10 persen. Badan kendaraan dirancang dengan konsep tabung kosong yang mengeliminasi instalasi permanen di dalam kendaran.

Dengan demikian, pembuatan intererior di dalam ruang penumpang dapat dipenuhi sesuai dengan keinginan pelanggan. Opsi konfigurasi seperti ini membuat Velaro Novo sebagai kereta api termutakhir dan fleksibel di kelasnya.

Kereta dapat disesuaikan dengan kebutuhan baru dari operator dan dapat diperbarui meski kereta telah dioperasikan selama beberapa tahun. Biaya perawatan pun semakin efisien dengan cara pegintegrasian pengukuran state-of-art dan teknologi sensor.

Siemens telah menguji berbagai komponen kereta cepat terbaru ini sejak April 2018. Proses uji coba terintegrasi dalam ICE S yang dioperasikan oleh perusahaan DB Sytstemtechnik di seluruh wilayah Jerman.

Siemens memulai pengembangan konsep terbaru Velaro Novo sejak tahun 2013. Menurut rencana Siemens meluncurkan kereta pertama dari seri ini pada tahun 2023.

Source : www.mmindustri.co.id